KATA layaknya DNA. Ia JEJAK yang mampu menembus batas ruang dan waktu


Apr 7, 2014

KPK Siapkan Borgol untuk Tambang

SUASANA rapat koordinasi dan supervisi atas pengelolaan pertambangan mineral dan batubara di  ruang serbaguna kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Kamis (13/3) sebenarnya tidak terlalu menegangkan. Meski materi pembahasan banyak menyinggung warning kepada kepala daerah dan pejabat terkait yang berani menerima suap dan gratifikasi, Adnan Pandu Praja, Wakil Ketua KPK, sekali dua menyelipkan humor dalam presentasinya di depan sekitar 150 peserta rapat yang memenuhi ruangan itu.

Namun humor itu tetap terasa hambar terdengar di telinga mereka. Senyum yang tersungging sebatas gerakkan formalitas di bibir. Sedetik kemudian sudah terkatub. Sekedar untuk bertanya atau memberikan tanggapan pun enggan. Tidak jelas apakah karena sudah paham dengan paparan terkait tambang batubara dan persoalan hukum  yang menyertainya itu, atau karena sebab lain.

Rusmadi, Plt Sekprov Kaltim, yang memandu sesi tanya jawab, sampai mengingatkan peserta rapat bahwa kedatangan KPK di Samarinda, kali ini, tidak dalam rangka penindakan. Melainkan masih tahap pencegahan. "Jadi, bapak-ibu tidak perlu takut (untuk memberikan informasi). Tidak bakal diborgol," candanya.

Rusmadi adalah doktor bidang pertanian. Ia pernah menjadi Dekan Fakultas Pertanian Unmul Samarinda. Sempat aktif bersama sejumlah dosen Unmul lainnya di Kalima -- sebuah lembaga swadaya masyarakat yang dibentuk Awang Faroek Ishak sekitar setahun sebelum Pemilihan Gubernur Kaltim 2008. Saat Awang Faroek mencalonkan diri kembali untuk periode kedua (2013-2018), Kalima berganti nama menjadi Kalima Plus. Kalima atau Kalima Plus banyak disebut sebagai alat yang disiapkan untuk mendukung langkah Awang Faroek menuju kursi KT-1. Kini lembaga ini turut mendapatkan dana bantuan sosial dari Pemprov Kaltim, dan jejaknya antara lain terlihat pada puluhan pot bunga -- bertuliskan "Kalima Plus" -- yang terpajang di jl Basuki Rachmat dan beberapa ruas jalan lainnya di Samarinda.

Hingga rapat ditutup pukul 12.00, hanya Bupati Kukar Rita Widyasari yang bertanya. Sesi kedua dibuka, kembali Rita saja yang berani menyampaikan tanggapan. Sejurus kemudian diikuti seorang stafnya. Pemprov sejatinya mengundang 14 bupati dan walikota. Tapi hanya Rita yang hadir dan bertahan sampai acara selesai.
Bupati Pasir Ridwan Suwidi sempat hadir hanya di awal-awal presentasi. Bupati dan walikota lain mendelegasikan kehadirannya kepada para wakilnya atau pejabat teknisnya. Walikota Samarinda Syaharie Jaang yang mestinya dapat menjangkau tempat rapat hanya dalam 10 menit dari rumahnya, bahkan mendelegasikannya hanya kepada seorang staf ahli, Abdul Azis. Azis pula yang meneken komitmen penanganan pengelolaan minerba yang lebih baik: tanpa dikotori suap, gratifikasi dan korupsi. Padahal, Jaang berada di Samarinda.

Pada waktu yang bersamaan dia sedang menerima kunjungan anak mantan Walikota Samarinda Anang Hasyim di rumah jabatan, terkait penamaan jalan. Apakah Jaang memandang penanganan pengelolaan minerba yang karut marut selama ini sebagai persoalan yang tidak lebih penting? Yang pasti Jaang acapkali absen untuk tampil di depan publik saat timbul persoalan tambang, Berulangkali  timbul problem tambang, dari masalah sosial hingga kematian lima orang anak warganya di kolam bekas galian tambang (2011-2013), yang selalu muncul pertama di publik adalah Nusyirwan Ismail, wakil walikota. Bagaimana pula dengan bupati/walikota lainnya?

Samarinda dan Kutai Kartanegara adalah dua daerah di Kaltim yang paling banyak disebut namanya oleh KPK selama dua hari rapat kemarin. Direktur Litbang KPK, Rony Dwi Susanto, dan Kepala Satuan Tugas Pencegahan Korupsi SDA KPK, Dian Patria beberapa kali menyebut kota ini sebagai contoh kota dengan persoalan pengelolaan tambang batubara yang buruk. Bayangkan saja, puluhan perusahaan tambang dengan luasan total mencapai 71 persen dari luas wilayah, mengepung ibukota  provinsi ini.


"Samarinda kalau mau dihitung (nilai manfaatnya) mungkin lebih besar (minusnya ketimbang Kutai Kartanegara), karena 70 persen wilayahnya dikuasai tambang," ungkap Patria.

Ucapan Patria mengacu pada data yang bersumber dari Kementerian Lingkungan Hidup mengenai  hasil survei di sembilan kabupaten dan kota di Indonesia. Hasil survei menjungkirbalikkan  apa yang selama ini diyakini pemda bahwa pemberian IUP batubara telah menggerakkan ekonomi daerah dan menghasilkan manfaat yang sangat besar. Kecuali Bogor, seluruh daerah menunjukkan nilai manfaat ekonomi yang justru minus.

Kabupaten Kukar misalnya, manfaat yang diperoleh dari pertambangan batubara minus Rp 581,4 triliun. Lebih mencengangkan adalah Kutai Timur, minus Rp 4.869 triliun. "Katakanlah Anda terima dana Jamrek Rp 100 sampai 200 miliar, tapi kerugian ekosistem yang rusak akibat tambang jauh lebih besar dari yang diterima. Bahkan mencapai triliunan rupiah," kata Imam Hendargo Abu Ismoyo, Deputi I Tata Lingkungan Kementrian LH.

Ada tiga aspek yang dikaji dalam survei tahun 2013 itu. Yakni kondisi  tata kelola pertambangan yang baik,  kondisi pengelolaan lingkungan hidup, dan  kondisi penyertaan dampak  sosial-ekonomi sebelum, selama dan pascatambang. Bupati Rita tidak membantah hasil survei tersebut. Ia mengakui  tidak sedikit perusahaan tambang yang nakal. Mereka lari tanpa melakukan reklamasi setelah keruk habis batubaranya.
"Selama saya menjadi bupati, saya sebenarnya tidak pernah menerbitkan satu pun IUP baru. Terkait reklamasi, saya juga sudah meminta polisi dan jaksa untuk menindaklanjuti," kata Rita.

Dari 1.443 IUP di Kaltim (termasuk Kaltara), terbanyak berada di Kukar. Tercatat 407 IUP, dimiliki oleh 374 perusahaan. Jika benar dia tak pernah menerbitkan IUP baru selama menjadi bupati, berarti ratusan IUP itu diberikan oleh bupati sebelumnya, Syaukani HR atau pejabat bupati setelahnya. Syaukani HR tak lain adalah ayah kandung Rita. Dia dicopot dari  jabatannya karena tersangkut kasus korupsi dana bantuan sosial Pemkab Kutai Kartanegara yang ditangani KPK.

Rita mengaku ingin mengelola tambang di wilayahnya menjadi lebih baik. Ia ingin pula yang nakal- nakal itu ditindak tegas. Tetapi, kepolisian dan kejaksaan disebutnya tidak pernah serius menindaklanjuti masalah tambang-tambang nakal seperti itu. Ada memang kemudian pemeriksaan terhadap beberapa orang, hanya saja bukan orang-orang yang semestinya bertanggung jawab terhadap perusakan itu sehingga ending-nya pun tak jelas dan tak pernah memuaskan.

"Barangkali kalau KPK yang bertindak akan lain. Saya berharap KPK bisa (ambil alih) menyurati  perusahaan-perusahaan itu," pinta Rita langsung di hapapan Adnan Pandu Pradja.

Ketidakhadiran langsung para bupati/walikota dalam rapat kemarin mungkin merupakan gambaran kecil tentang kecilnya komitmen para kepala daerah untuk membenahi persoalan tambang di wilayah mereka masing-masing. Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Pradja mengingatkan pihaknya sudah mengendus adanya indikasi korupsi dalam pemberian izin tambang. Meski demikian, lembaga antirasuah ini masih mencoba cara lunak: mencegah.

"Tapi sebaik-baik pencegahan adalah dengan melakukan penindakan, penindakan dan penindakan," tandas Adnan. Kedatangannya kali ini di Kaltim memang bersifat pencegahan agar tidak ada korupsi (lagi) di tambang. "Namun jangan salah sangka, kami pun sudah menyiapkan borgol dan terpaksa bakal memakainya jika keadaannya tetap begini."

Adnan menjelaskan betapa kayanya sebenarnya Indonesia, termasuk Kaltim yang disebut-sebut jadi lumbung energi nasional. Indonesia adalah lumbung energi nasional nomor satu di dunia. Penghasil timah nomor dua, penghasil emas nomor delapan, penghasil tembaga terbesar ketiga,  pengekspor  LNG nomor tiga, salah satu negara penghasil minyak bumi. Juga pengekspor batubara terbesar ketiga di dunia.

Tetapi, lihatlah kondisi memprihatinkan belakangan ini. Lebih dari 50 juta penduduk Indonesia (20 persen) setiap malam dirundung kegelapan, tanpa listrik. Sekitar 35,6 persen konsumsi energi masih tergantung pada BBM, sehingga menghabiskan 12,5 persen APBN (2014) untuk subsidi. Angka kemiskinan pun mencapai 28,55 juta jiwa. Utang luar negeri masih mencapai Rp 2.850 triliun (posisi  Agustus 2013) dan Indonesia harus membayar bunga utang saja Rp 299,7 triliun dalam APBN-P 2013.

"Seharusnya kekayaan sumberdaya alam dan minerba yang demikian besar ini bisa menyejahterakan rakyat kita sesuai yang dikehendaki pendiri bangsa dan tercantum dalam UUD 45 kalau saja dikelola dengan benar," jelas Adnan.

UUD 45 sudah mengamanahkan kepada para pengelola negeri (dan daerah) ini bahwa "Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat."

Ironinya para kepala daerah justru berlomba-lomba mengobral izin. Tidak peduli anak cucu kita nanti mau makan apa. Contoh sederhana soal batubara. Cadangan batubara Indonesia sebenarnya hanya 2,63 persen dari cadangan dunia. Yang terjadi justru menjadi negara pengekspor batubara terbesar di dunia. Ekspor tahun 2011 mencapai 309 juta ton. Sejauh ini sama sekali tidak ada upaya  yang sistematis untuk meningkatkan DMO (domestic market obligation).

Kita semua berharap kali ini para pejabat dan kepala daerah benar-benar berkomitmen. Namun jika tetap seperti ini keadaannya, KPK memang harus benar-benar turun tangan. Bukan hanya Rita yang kini kurang percaya dengan kepolisian dan kejaksaan. Para pegiat lingkungan seperti Jatam Kaltim juga demikian, karena banyak kasus lingkungan berindikasi pidana yang terhenti di meja penegak hukum di Kaltim.(achmad bintoro)

FOKUS KEGIATAN KORSUP MINERBA OLEH KPK
1. Penataan izin usaha pertambangan
2. Pelaksanaan kewajiban keuangan pelaku usaha pertambangan minerba
3. Pelaksanaan pengawasan produksi pertambangan minerba
4. Pelaksanaan kewajiban pengolahan/pemurnian hasil tambang minerba
5. Pelaksanaan pengawasan penjualan dan pengangkutan/pengapalan hasil tambang minerba

2 comments:

IBU WINDA DI GARUT said...

Saya Atas nama IBU WINDA ingin berbagi cerita kepada anda semua bahwa saya yg dulunya cuma seorang TKW di SINGAPURA jadi pembantu rumah tangga yg gajinya tidak mencukupi keluarga di kampun,jadi TKW itu sangat menderita dan di suatu hari saya duduk2 buka internet dan tidak di sengaja saya melihat komentar orang tentan AKI SOLEH dan katanya bisa membantu orang untuk memberikan nomor yg betul betul tembus dan kebetulan juga saya sering pasan nomor di SINGAPURA,akhirnya saya coba untuk menhubungi AKI SOLEH dan ALHAMDULILLAH beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor,dan nomor yg di berikan AKI SOLEH 100% tembus (4D) <<< 3510 >>> saya menang togel (763,juta) meman betul2 terbukti tembus dan saya sangat bersyukur berkat bantuan AKI SOLEH kini saya bisa pulang ke INDONESIA untuk buka usaha sendiri,,munkin saya tidak bisa membalas budi baik AKI SOLEH sekali lagi makasih yaa AKI dan bagi teman2 yg menjadi TKW atau TKI seperti saya,bila butuh bantuan hubungi saja AKI SOLEH DI 082-313-336-747- insya ALLAH beliau akan membantu anda.Ini benar benar kisah nyata dari saya seorang TKW trimah kasih banyak atas bantuang nomor togel nya AKI wassalam.






KLIK DISINI SITUS ANGKA RAMALAN TOGEL GAIB HARI INI


























Saya Atas nama IBU WINDA ingin berbagi cerita kepada anda semua bahwa saya yg dulunya cuma seorang TKW di SINGAPURA jadi pembantu rumah tangga yg gajinya tidak mencukupi keluarga di kampun,jadi TKW itu sangat menderita dan di suatu hari saya duduk2 buka internet dan tidak di sengaja saya melihat komentar orang tentan AKI SOLEH dan katanya bisa membantu orang untuk memberikan nomor yg betul betul tembus dan kebetulan juga saya sering pasan nomor di SINGAPURA,akhirnya saya coba untuk menhubungi AKI SOLEH dan ALHAMDULILLAH beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor,dan nomor yg diberikan AKI SOLEH 100% tembus(4D) <<< 3510 >>> saya menang togel (763,juta) meman betul2 terbukti tembus dan saya sangat bersyukur berkat bantuan AKI SOLEH kini saya bisa pulang ke INDONESIA untuk buka usaha sendiri,,munkin saya tidak bisa membalas budi baik AKI SOLEH sekali lagi makasih yaa AKI dan bagi teman2 yg menjadi TKW atau TKI seperti saya,bila butuh bantuan hubungi saja AKI SOLEH DI 082-313-336-747- insya ALLAH beliau akan membantu anda.Ini benar benar kisah nyata dari saya seorang TKW
trimah kasih banyak atas bantuang nomor togel nya AKI wassalam.






KLIK DISINI SITUS ANGKA RAMALAN TOGEL GAIB HARI INI
















PAK BUDIMAN DI MALANG said...

saya sangat berterima kasih banyak MBAH RAWA GUMPALA atas bantuan pesugihan dana ghaib nya kini kehidupan kami sekeluarga sudah jauh lebih baik dari sebelumnya,ternyata apa yang tertulis didalam blok MBAH RAWA GUMPALA itu semuanya benar benar terbukti dan saya adalah salah satunya orang yang sudah membuktikannya sendiri,usaha yang dulunya bangkrut kini alhamdulillah sekaran sudah mulai bangkit lagi itu semua berkat bantuan beliau,saya tidak pernah menyangka kalau saya sudah bisa sesukses ini dan kami sekeluarga tidak akan pernah melupakan kebaikan MBAH,,bagi anda yang ingin dibantu sama MBAH RAWA GUMPALA silahkan hubungi MBAH di 085 316 106 111 insya allah beliau akan membantu anda dengan senang hati,pesugihan ini tanpa resiko apapun dan untuk lebih jelasnya buka saja blok mbah
BUKA PESUGIHAN PUTIH TAMPA TUMBAL