KATA layaknya DNA. Ia JEJAK yang mampu menembus batas ruang dan waktu


Apr 13, 2013

Hari Jadi

Tadi malam saya sengaja pulang kantor lebih cepat. Pukul 22.15 saya meninggalkan kantor, lalu bergegas jemput istri di Seberang. Tiba di rumah beberapa menit sebelum pukul 24.00. Biasanya, kami selalu tiba di rumah ketika hari sudah berganti alias di atas pukul 24.00.


"SELAMAT ya sayang..." kata sang istri seraya memeluk dan mengecup mesra kening saya, tepat pukul 00.00. Dia mengucapkan selamat atas pertambahan umur saya. Dulu 24 tahun. Sekarang 74 tahun. Sebuah hadiah terindah dia berikan malam itu hingga membuat kami akhirnya terlelap.

Pagi tadi, saat mata saya baru terbuka, istri saya kembali mengecup. Segelas kopi jahe sudah dia siapkan. "Selamat ya...," ucapnya lagi.


Beberapa menit kemudian, anak-anak saya datang dengan sebungkus hadiah. Sebuah arloji cantik. Mereka tahu selama ini saya tidak pernah memakai arloji. 10 tahun lalu saya pernah memiliki Seiko asli. saya membelinya di pasar Galunggung, sebuah pasar loak di seberang jalan kawasan Citra Niaga Samarinda. 

Pedagang itu mengaku mendapatkannya dari seorang anak buah kapal Jepang yang berlabuh di Samarinda. Cukup murah. Hanya Rp 400 ribu. Terbuat dari stainles titanium. Kuat dan kompak. Sangat pas di tangan. Saya selalu memakainya setiap keluar rumah. Tetapi hanya tiga tahun bertahan di tangan. Entah tercecer di mana arloji itu.


Kadang saya memang lupa menaruh sesuatu. Kacamata minus yang selama ini saya gunakan untuk membantu penglihatan saya agar lebih fokus pun hilang entah di mana. Dua hari berikutnya giliran kacamata baca.


Tifah dan Salsa membelikan haidah itu secara patungan. Keduanya menyisihkan uang jajan mereka sejak sebulan lalu. Diam-diam saat kami jalan-jalan di sebuah mal di Samarinda, keduanya ditemani si bungsu, Zela dan uminya, rupanya mampir di sebuah toko arloji. Bukan Seiko asli. Saya kebetulan bukan orang yang maniak merek. Jadi tak masalah. Lagi pula melihat mereka bisa tersenyum saja sudah kebahagiaan tersendiri bagi saya. Subhanallah.

Malam ini kami berencana merayakannya secara kecil-kecilan dengan makan malam di luar. Tifah meminta di sebuah kafe yang menyediakan steak ayam. Pilihannya adalah warung steak di Jl Remaja, langganan kami. Alternatif kedua adalah mie pangsit Jakarta di Jl Ahmad Yani. Salsa lain lagi. Dia meminta burger dan pizza.


Kalau si bungsu manut saja. Diajak makan steak ayo. Makan burger atau pizza juga tidak menolak. Lidahnya lebih moderat. Dua menu terakhir itu juga menjadi favorit Tifa dan si bungsu. Tetapi kalau salah pilih jenis bisa gak kemakan oleh mereka. Untuk burger misalnya, ketiganya suka yang original. Burger macam ini biasanya tersedia di KFC. Untuk pizza, hanya satu jenis yang mereka suka. Yakni rasa ikan tuna tanpa pinggiran buatan Pizza Hut.

Ya sudahlah ikutin saja apa kata mereka. Karena gak mungkin kami pergi ke tiga tempat yang berbeda, akhirnya kami pilih satu lokasi dengan cara siut. Hasilnya, pergi ke Pizza Hut di PM. Saya maupun uminya sih sebenarnya kurang terlalu suka dengan makanan-makanan cepat saji. 

Lidah saya lebih doyan dengan makanan-makanan tradisional seperti gudeg, rawon, gado-gado, nasi pecel dan sesekali gulai kambing. Umi gampang menyesuaikan sepanjang tidak manis. Ia menyukai masakan pedas. Terutama ikan laut seperti ikan bakar, palumara (garang asam kepala ikan).

Soal pedas, kami satu selera. Kebetulan masakan dari kampung saya, Tuban umumnya pedas. Tuban dikenal memiliki masakan khas yang lezat. Setiap pulang kampung, saya tak pernah lupa untuk mampir di warung dekat alun-alun Tuban di Kutorejo. Warung-warung di sini biasa menyediakan iwak nus. Ini cumi-cumi yang diolah dengan tintanya sehingga tampilannya tampak gelap gulita.

Justru kegelapannya ini yang membuat nikmat. Saya lihat banyak peziarah makam Sunan Bonang dari luar kota juga menyukai iwak nus. Biasanya, habis berziarah di makam Sunan Bonang -- terletak di belakang masjid jami di kawasan kampung Arab -- mereka rame-rame berburu cindera mata dan makanan khas. Salah satunya adalah iwak nus. Sepiring nasi iwak nus hanya Rp 8.000. Sangat murah.

Tuban juga dikenal dengan nasi becek-nya. Ini semacam gulai dengan rempah yang komplit dengan isi berupa daging, campur tulang, babat dan jeroan sapi maupun kambing. Ada pula  becek menthok. Menthok adalah sepupu bebek. Jenis itik ini memiliki tubuh lebih gembrot ketimbang di bebek yang langsing. Banyak deh kalau soal kuliner khas Tuban.

SETIAP tiba hari jadi, setiap itu pula orang mengucapkan selamat. Mungkin mereka mengucapkan selamat karena kita masih diberikan umur untuk menjalani kehidupan. Ini semacam rasa syukur atas apa yang telah kita jalani selama ini. Diberikan umur berarti diberikan kesempatan. Kesempatan untuk berbuat lebih baik lagi.

Tapi, hari jadi sebenarnya merupakan proses perjalanan waktu. Hari jadi adalah hari dimana saya tengah melangkah menuju TITIK NOL pada hitungan mundur. Tuhan sudah menekan hitungan mundur itu bersamaan detik saya dilahirkan. Antara lain karena alasan itulah saya tidak pernah mau untuk mengingat-ingat kapan hari jadi saya. Saat kita merayakan hari jadi kita, sebenarnya kita tengah merayakan dua momen sekaligus. Yakni penambahan umur dan berkurangnya usia kita.

Seorang rekan dari Belanda yang mengetahui hari jadi saya langsung bertanya: "How old are you...?" Beberapa kawan bule juga menggunakan kalimat itu setiap kali ingin mengetahui berapa umur kita. Seberapa tua Anda? Alamak ini orang! Ane tahu bahwa ane makin tua. Tapi apa enggak ada kata-kata lain yang lebih halus. Bagaimana jika pertanyaan itu ditujukan kepada anak-anak atau bahkan bayi? 


Mungkin ini soal kultur. Orang bule inginnya selalu open. Dengan pilihan diksi itu, mereka mungkin sekaligus ingin mengingatkan untuk selalu ingat WAKTU dan  MENGHARGAI waktu agar tidak menyesal di kemudian hari. Sebab ketika penyesalan sudah terjadi, sang waktu tidak akan bisa kita minta untuk putar balik ke belakang. Dia akan terus berjalan kedepan tanpa harus menunggu kesiapan dan persetujuan kita, hingga membuat kita akan makin tua, tuaa, dan akhirnya tak berdaya...(sori dilanjut nanti ya ceritanya, mau jalan dulu).

2 comments:

IBU WINDA DI GARUT said...

Saya Atas nama IBU WINDA ingin berbagi cerita kepada anda semua bahwa saya yg dulunya cuma seorang TKW di SINGAPURA jadi pembantu rumah tangga yg gajinya tidak mencukupi keluarga di kampun,jadi TKW itu sangat menderita dan di suatu hari saya duduk2 buka internet dan tidak di sengaja saya melihat komentar orang tentan AKI SOLEH dan katanya bisa membantu orang untuk memberikan nomor yg betul betul tembus dan kebetulan juga saya sering pasan nomor di SINGAPURA,akhirnya saya coba untuk menhubungi AKI SOLEH dan ALHAMDULILLAH beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor,dan nomor yg di berikan AKI SOLEH 100% tembus (4D) <<< 3510 >>> saya menang togel (763,juta) meman betul2 terbukti tembus dan saya sangat bersyukur berkat bantuan AKI SOLEH kini saya bisa pulang ke INDONESIA untuk buka usaha sendiri,,munkin saya tidak bisa membalas budi baik AKI SOLEH sekali lagi makasih yaa AKI dan bagi teman2 yg menjadi TKW atau TKI seperti saya,bila butuh bantuan hubungi saja AKI SOLEH DI 082-313-336-747- insya ALLAH beliau akan membantu anda.Ini benar benar kisah nyata dari saya seorang TKW trimah kasih banyak atas bantuang nomor togel nya AKI wassalam.






KLIK DISINI SITUS ANGKA RAMALAN TOGEL GAIB HARI INI


























Saya Atas nama IBU WINDA ingin berbagi cerita kepada anda semua bahwa saya yg dulunya cuma seorang TKW di SINGAPURA jadi pembantu rumah tangga yg gajinya tidak mencukupi keluarga di kampun,jadi TKW itu sangat menderita dan di suatu hari saya duduk2 buka internet dan tidak di sengaja saya melihat komentar orang tentan AKI SOLEH dan katanya bisa membantu orang untuk memberikan nomor yg betul betul tembus dan kebetulan juga saya sering pasan nomor di SINGAPURA,akhirnya saya coba untuk menhubungi AKI SOLEH dan ALHAMDULILLAH beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor,dan nomor yg diberikan AKI SOLEH 100% tembus(4D) <<< 3510 >>> saya menang togel (763,juta) meman betul2 terbukti tembus dan saya sangat bersyukur berkat bantuan AKI SOLEH kini saya bisa pulang ke INDONESIA untuk buka usaha sendiri,,munkin saya tidak bisa membalas budi baik AKI SOLEH sekali lagi makasih yaa AKI dan bagi teman2 yg menjadi TKW atau TKI seperti saya,bila butuh bantuan hubungi saja AKI SOLEH DI 082-313-336-747- insya ALLAH beliau akan membantu anda.Ini benar benar kisah nyata dari saya seorang TKW
trimah kasih banyak atas bantuang nomor togel nya AKI wassalam.






KLIK DISINI SITUS ANGKA RAMALAN TOGEL GAIB HARI INI
















PAK RUDI said...

Assalamualaikum wr.wb mohon maaf kepada teman teman jika postingan saya mengganggu anda namun apa yang saya tulis ini adalah kisah nyata dari saya dan kini saya sangat berterimah kasih banyak kepada Mbah Rawa Gumpala atas bantuan pesugihan putihnya tampa tumbal yang sebesar 15m kini kehidupa saya bersama keluarga sudah sangat jauh lebih baik dari sebelumnya,,saya sekaran bisa menjalanka usaha saya lagi seperti dahulu dan mudah mudahan usaha saya ini bisa sukses kembali dan bermanfaat juga bagi orang lain,,ini semua berkat bantuan Mbah Rawa Gumpala dan ucapa beliau tidak bisa diragukan lagi,bagi teman teman yang ingin dibantuh seperti saya dengan pesugihan putih bisa anda hubungi di no 085 316 106 111 jangan anda ragu untuk menghubuni beliau karna saya sudah membuktikannya sendiri,karna Mbah tidak sama seperti dukun yang lain yang menghabiskan uang saja dan tidak ada bukti sedankan kalau beliau semuanya terbukti nyata dan sangat dipercay,,ini unkapan kisah nyata dari saya pak Rudi di semarang.Untuk lebih lenkapnya silahkan buka blok Mbah di šŸ£PESUGIHAN PUTIH TANPA TUMBALšŸ£