KATA layaknya DNA. Ia JEJAK yang mampu menembus batas ruang dan waktu


Oct 15, 2012

Biar Sedekat Jakarta tapi Keren ke Malaysia

Melancong ke negara serumpun. Ah, apa asyiknya? Seorang kawan mengatakan itu saat mengetahui saya akan bertolak ke Malaysia (dilanjutkan ke Singapura), Jumat (5/10), mengikuti Family Trip Asita Samarinda. "Namanya saja serumpun, pasti kurang lebih sama. Mending ke Jakarta, Bandung, Jogya atau Bali, lebih murah," sarannya. 


Saya hanya tersenyum. Ya, mungkin lebih murah, namanya juga di negeri sendiri. Saya katakan, kali ini bukan pelancongan pribadi. Saya mengikuti rombongan anggota Asita Samarinda. Lagi pula, jika hanya keserumpunan dan biaya yang kurang lebih sama yang dijadikan alasan, tentu saya akan lebih memilih ke Malaysia dan Singapura.

Pasti kerenlah!  Meski waktu tempuh hanya 2,5 jam -- 20 menit lebih lama dibanding waktu tempuh Balikpapan-Jakarta, tapi ini ke luar negeri. Biar cuma ke negeri tetangga tetap saja kelihatan lebih keren ketimbang kawan yang melancong ke Jakarta. Alasan ini diamini Sugeng Prasetyo dari PT Trans Cakrawala, termasuk Irma Diansari (pemilik Borneo Kersik Luway) yang sudah bolak-balik ke Malaysia bahkan keliling dunia, dan Lydia Hendy (pimpinan Totogasono) yang acapkali membawa wisatawan ke luar negeri.

Selain mereka, dalam rombongan tampak Idham Chalid (Arum Angksa Jaya), Farida Irawan (Akasia Citranusa), Tjiang Fei Hong alias Jimmy (Nirwana), Yan Mahyudin (Bam Wisata), Zainal Mustofa (Gardena), Sri Agustina (Zatina Tour), Anis Herawaty (Nurani Travel), Khusnul Qotimah (Alya Nabila), dan Alex Syarifudin (Wahana Wisata Borneo).

Mendapatkan pengalaman baru, mengunjungi obyek-obyek wisata yang menarik, dengan biaya yang relatif terjangkau, umumnya jadi pertimbangan seseorang untuk melancong. Saya sendiri sudah lama ingin ke Malaysia. Terutama setiap kali membaca slogan mereka "Malaysia Trully Asia". Slogan ini pernah beberapa kali saya baca dalam bentuk iklan pariwisata di harian Kompas. Ini slogan yang cerdas. Saya benar-benar penasaran. Dengan slogan itu, Malaysia seakan-akan ingin bilang kepada warga dunia begini: Jika Anda ingin tahu Asia yang sebenarnya, tak perlu jauh-jauh, datang saja ke Malaysia.

Benarkah? Pertanyaan itu terus mengiang dalam benak saya selama dalam perjalanan dengan Garuda dari Jakarta ke Kuala Lumpur (lazim disingkat KL, dibaca "Ke El"). Tiba di KL Int'l Airport (KLIA) pukul 20.00, mata kami sudah dibuat terkesan oleh megahnya bandara yang didesain arsitek Jepang, Kisho Kurokawa. Tiang-tiang baja menyilang dengan ribuan cahaya lampu. Interiornya modern dan mewah. Bandara termegah di Indonesia, Soekarno-Hatta, yang baru dua jam lalu saya tinggalkan, mendadak menjadi "kuno" di mata saya.


KLIA dibangun di area yang sebelumnya merupakan hutan perkebunan sawit. Keseluruhan hutan hujan (tropis) sengaja ditransplantasikan dari hutan dan diletakkan di tengah bangunan satelit KLIA ini. Kabarnya, bandara ini dapat menampung hingga 100 pergerakan penerbangan kapan saja. Tetapi saya tidak melihat kesibukan layaknya sebuah bandara internasional besar yang jadi tujuan berbagai negara. Sepi. Bandara Soekarno- Hatta jauh lebih ramai. Mungkin ini karena KL punya dua bandara, sehingga penumpangnya terbagi di bandara Air Asia.

Berjalan beberapa menit kami langsung naik MRT. Kereta ini membawa kami ke area pemeriksaan dokumen keimigrasian di dalam bandara. Beres dengan urusan dokumen, petugas Hibiscus Travel sudah menunggu kami di luar, dan mengantar kami menuju KL. Hisbiscus sebelumnya sudah dilobi oleh Irma Diansari -- bendahara Asita Samarinda -- agar memfasilitasi akomodasi dan transpor lokal selama kami di Malaysia.

Jarak KLIA-KL sekitar 70 kilometer. Kami menempuhnya dalam 45 menit. Sepanjang perjalanan malam itu, saya belum merasakan yang istimewa. Jalanan tak sepadat dan seramai Jakarta. Keadaan berubah ramai begitu tiba di Bukit Bintang. Kuna Seelan Velayutham, Managing Director Hibiscus Travel, sengaja menginapkan kami di kawasan ini.

"Di sinilah pusat keramaian KL. Ini kawasan yang tidak pernah tidur, selalu dibanjiri wisatawan,"  jelasnya.
Kuna warga keturunan India. Dia menugaskan dua sopirnya guna menemani kami keliling KL, menyusuri Melaka, Johor hingga tiba di Orchad, Singapura dua hari kemudian. Dua sopir ini, Dewa dan Surya, juga warga keturunan India. Tubuhnya tinggi besar, berhidung mancung. Bercakap dalam bahasa Inggris dan sedikit Melayu.

Meski mengaku hanya sebagai sopir, pengetahuannya tak kalah dengan guide profesional.  Saat city tour esok paginya, ia cukup lancar menjelaskan tempat-tempat yang kami lewati dan kami kunjungi. Sesekali kami menanyakan hal di luar kepariwisataan, misalnya mengenai pandangannya terhadap tokoh Krisna dan Ganesha yang saya kenal melalui pewayangan Jawa. Ia tidak keberatan, dan tetap dengan ramah menjelaskan.

Bukit Bintang merupakan pusat perbelanjaan dan tujuan wisata populer di KL yang dapat ditelusuri dengan jalan kaki. Dengan konsep Walk and Shop, kawasan ini menjadi daya tarik tersendiri. Plaza, kafe, musisi jalanan sampai beragam parade dapat kita temukan pada musim-musim belanja dan diskon besar-besaran di KL.

Sebagian dari kami langsung ngelayap. Sebagian lain menyusuri pusat perbelanjaan. Saya melihat banyak sekali imigran di kota ini. Mudah sekali saya bersua dengan orang Malay, Chinise, India, Arab, Iran, Indocina (Thailand, Vietnam, Myanmar, Kamboja), juga bule dan Afro. Jumlah mereka dalam prosentase yang nyaris sama. Tidak heran meski bahasa persatuan mereka adalah Melayu tapi bahasa Inggris menjadi bahasa pergaulan sehari-hari di antara mereka.
Sugeng Prasetyo yang biasa menghandel wisatawan dari Kaltim ke Bali sampai terkagum-kagum melihat keberagaman ini.  Hibiscus Travel yang memfasilitasi kami misalnya, dikelola oleh orang keturunan India. Dua sopir yang mengantar kami pun keturunan India. Orang India juga banyak yang membuka usaha resto/makanan, sama seperti warga Chinise dan Arab di seputaran KL. Tenaga medis kebanyakan orang India, Chinise. Sedang penjaga toko dan kios umumnya orang Malay dan Indocina.

Barangkali ini salah satu yang mereka maksud sebagai "Trully Asia", selain obyek-obyek wisatanya yang beragam. Ini menarik karena mereka bisa hidup rukun.(achmad bintoro)

2 comments:

master togel said...

SALAM KENAL SEMUA,…!!! SAYA MAS JOKO WIDODO DI SURABAYA.
DEMI ALLAH INI CERITA YANG BENAR BENAR TERJADI(ASLI)BUKAN REKAYASA!!!

Saya Sangat BerTerima kasih Atas Bantuan Angka Ritual AKI…Angka AKI KANJENG Tembus 100%…Saya udah kemana-mana mencari angka yang mantap selalu gak ada hasilnya…sampai- sampai hutang malah menumpuk…tanpa sengaja seorang teman lagi cari nomer jitu di internet…Kok ketemu alamat KI KANJENG..Saya coba beli Paket 2D ternyata Tembus…dan akhirnya saya pun membeli Paket 4D…Bagai di sambar Petir..Ternyata Angka Ritual Ghoib KI KANJENG…Tembus 4D…Baru kali ini saya mendapat angka ritual yang benar-benar Mantap…Bagi saudara yang ingin merubah Nasib anda seperti saya…Anda Bisa CALL/SMS Di Nomer KI KANJENG DI 085-320-279-333.(((Buktikan Aja Sendiri Saudara-Saudari)))

…TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA AKI KANJENG…

**** BELIAU MELAYANI SEPERTI: ***
1.PESUGIHAN INSTANT 10 MILYAR
2.UANG KEMBALI PECAHAN 100rb DAN 50rb
3.JUAL TUYUL MEMEK
4.ANGKA TOGEL GHOIB.DLL..

…=>AKI KANJENG<=…
>>>085-320-279-333<<<





SALAM KENAL SEMUA,…!!! SAYA MAS JOKO WIDODO DI SURABAYA.
DEMI ALLAH INI CERITA YANG BENAR BENAR TERJADI(ASLI)BUKAN REKAYASA!!!

Saya Sangat BerTerima kasih Atas Bantuan Angka Ritual AKI…Angka AKI KANJENG Tembus 100%…Saya udah kemana-mana mencari angka yang mantap selalu gak ada hasilnya…sampai- sampai hutang malah menumpuk…tanpa sengaja seorang teman lagi cari nomer jitu di internet…Kok ketemu alamat KI KANJENG..Saya coba beli Paket 2D ternyata Tembus…dan akhirnya saya pun membeli Paket 4D…Bagai di sambar Petir..Ternyata Angka Ritual Ghoib KI KANJENG…Tembus 4D…Baru kali ini saya mendapat angka ritual yang benar-benar Mantap…Bagi saudara yang ingin merubah Nasib anda seperti saya…Anda Bisa CALL/SMS Di Nomer KI KANJENG DI 085-320-279-333.(((Buktikan Aja Sendiri Saudara-Saudari)))

…TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA AKI KANJENG…

**** BELIAU MELAYANI SEPERTI: ***
1.PESUGIHAN INSTANT 10 MILYAR
2.UANG KEMBALI PECAHAN 100rb DAN 50rb
3.JUAL TUYUL MEMEK
4.ANGKA TOGEL GHOIB.DLL..

…=>AKI KANJENG<=…
>>>085-320-279-333<<<




SALAM KENAL SEMUA,…!!! SAYA MAS JOKO WIDODO DI SURABAYA.
DEMI ALLAH INI CERITA YANG BENAR BENAR TERJADI(ASLI)BUKAN REKAYASA!!!

Saya Sangat BerTerima kasih Atas Bantuan Angka Ritual AKI…Angka AKI KANJENG Tembus 100%…Saya udah kemana-mana mencari angka yang mantap selalu gak ada hasilnya…sampai- sampai hutang malah menumpuk…tanpa sengaja seorang teman lagi cari nomer jitu di internet…Kok ketemu alamat KI KANJENG..Saya coba beli Paket 2D ternyata Tembus…dan akhirnya saya pun membeli Paket 4D…Bagai di sambar Petir..Ternyata Angka Ritual Ghoib KI KANJENG…Tembus 4D…Baru kali ini saya mendapat angka ritual yang benar-benar Mantap…Bagi saudara yang ingin merubah Nasib anda seperti saya…Anda Bisa CALL/SMS Di Nomer KI KANJENG DI 085-320-279-333.(((Buktikan Aja Sendiri Saudara-Saudari)))

…TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA AKI KANJENG…

**** BELIAU MELAYANI SEPERTI: ***
1.PESUGIHAN INSTANT 10 MILYAR
2.UANG KEMBALI PECAHAN 100rb DAN 50rb
3.JUAL TUYUL MEMEK
4.ANGKA TOGEL GHOIB.DLL..

…=>AKI KANJENG<=…
>>>085-320-279-333<<<

Anonymous said...

Kuala Lumpur is served by 3 airports. First KLIA. Second KLIA2. Third Subang Skypark.
Come again to KL.
Our new MRT the Sungai Buloh-Kajang line has commenced operation since 2016.