KATA layaknya DNA. Ia JEJAK yang mampu menembus batas ruang dan waktu


Sep 23, 2011

Kesan Pertama Tak Begitu Menggoda




    "KESAN pertama begitu menggoda. Selanjutnya terserah Anda." Begitu tagline iklan produk parfum yang dulu acap nongol di layar kaca. Iklan ini menekankan pentingnya menyiapkan sebuah penampilan pada saat pertemuan pertama. Sayang sekali, momen penting itu dilewatkan oleh manajemen Kaltim Air. 


    ACHMAD BINTORO
    ACARA peluncuran dan terbang perdana pesawat Kaltim Air pada 17 Agustus lalu mestinya bisa menjadi momen penting untuk menjawab segala keraguan banyak pihak selama ini. Tapi tidak dimanfaatkan dengan baik. Momen yang diliput oleh banyak awak media itu justru menjadi ekspos pencitraan yang sangat buruk.
    Gara-garanya, sebuah pesawat yang ditunggu- tunggu, Superjet Bae 146-100 berkapasitas 78 penumpang, tidak kunjung datang. Padahal tak kurang dari 400 undang disebar. Iklan loket penjualan tiket pun sudah dirilis oleh Pemprov Kaltim. Satu jam, dua jam yang ditunggu tidak datang, Gubernur Awang Faroek Ishak akhirnya memutuskan meninggalkan tempat acara di area VIP Bandara Sepinggan Balikpapan.

    Ia bersama rombongan harus melanjutkan acara susulan yakni menjajal pesawat Kaltim Air lainnya, Cessna Grand Caravan B208. Sekitar 30 menit pesawat berkapasitas sembilan penumpang itu menerbangkannya dari Sepinggan menuju Bandara Temindung Samarinda. Kaltim Air memiliki dua pesawat jenis ini, dipinjam atau tepatnya disewa dari PT Ekspres Transportasi Antarbenua (Premiair). Ini adalah sebuah maskapai yang melayani carteran pesawat.

    Sedang pesawat Superjet Bae 146-100, disewa oleh Kaltim Air dari PT Survai Udara Penas (Persero). Maskapai penerbangan tak berjadwal milik Departemen Pertahanan dan Keamanan ini biasanya melayani pesawat carteran untuk keperluan pemotretan udara, survei dan pemetaan hingga ambulance udara. Penas pula yang diplot untuk menyiapkan segala sesuatunya terkait acara terbang perdana dan terbang-terbang berikutnya.

    Tapi, hingga sebulan paskaterbang perdana, pesawat Bae 146-100 ternyata tak ongol di Bandara Sepinggan Balikpapan. Pesawat yang lain, Grand Caravan, juga masih belum jelas kapan akan terbang lagi. Grand Caravan akan melayani rute sejumlah bandara perintis di wilayah pedalaman dan utara Kaltim. Ia akan menjadi jembatan udara di wilayah Kaltim yang luasnya mencapai 1,5 kali luas pulau Jawa dan Madura ini.

    Bae 146-100 dirancang melayani rute Jakarta-Balikpapan-Berau-Tarakan. Pesawat ini bukan saja telah gagal memberikan kesan yang menggoda pada saat peluncuran Kaltim Air, tapi juga tidak mampu untuk menunjukkan dirinya di Kaltim meski seminggu sudah lewat. Tragisnya, Dirut PT Kaltim Aviation Holding (KAH) Marthin Billa mengaku tidak tahu kapan pesawat-pesawat itu akan terbang lagi.

    "Semua masih dalam proses ya, saya hanya bisa berkomentar seperti itu. Memang awalnya seperti tiket dan harganya sudah kita putuskan sebelum terbang perdana. Tapi karena banyak perangkat teknisnya yang harus disiapkan, ya kita proses lagi lebih lanjut," kata Marthin. ***** 

    SEORANG perempuan paruh baya, pengepul ikan di sebuah desa di Jawa Barat, dengan halus mencoba menolak ajakan seorang kenalannya untuk bergabung di Kaltim Air. "Pak Gub itu orang baik. Misinya untuk mendirikan Kaltim Air sangat mulia, patut didukung. Tapi saya tidak sampai hati kalau nyodorin pesawat bekas. Mestinya, pada launching perdana ini pakai yang baru atau yang benar-benar milik Kaltim Air agar jadi kebanggan bersama masyarakat." 

    Perempuan itu kini sukses merambah bisnis penerbangan melalui armada Susi Air. Ia memiliki 22 pesawat kecil jenis Cessna Grand Caravan, Avanti dan Porter. Harga Grand Caravan teranyar saat ini mencapai Rp 20 miliar. Avanti empat kali lipatnya. Inilah jenis bisnis yang oleh banyak orang disebut-sebut padat modal, high tech, dan high risk. Tidak semua pengusaha berani menggeluti bisnis ini. 

    Tetapi, bagi para pemegang saham Kaltim Air, membangun bisnis penerbangan tidaklah harus berpikir serumit itu. Ini tidak beda ketika memulai bisnis lain. Tidak harus semua serba tersedia di awal. Tak ada rotan akar pun jadi, begitu pepatah lama bilang. Penyempurnaan dapat saja dilakukan sambil berjalan. Kekurangan dan kelemahan bisa ditambal seraya pesawat ini terbang.

    Jadi kalau saat ini belum ada duit yang cukup untuk membeli pesawat baru, tak masalah. Juga kalau belum punya uang sekedar untuk sewa beli pesawat, tak apa pula. Carter saja pesawat kepada maskapai yang memiliki izin operasi pesawat atau Air Operate Certificate (AOC). Pesawat tinggal dipilih, lalu cat ulang sesuai warna yang diinginkan. 

    Cara inilah barangkali yang dianggap praktis dan dilakukan oleh Kaltim Air untuk mengejar tenggat waktu terbang yang sudah terlanjur dipatok Gubernur Kaltim. Waktu sudah sangat mepet. Bahkan pesawat Bae 146-100 pun kabarnya baru selesai dicat ulang tiga hari sebelum rencana terbang perdana 17 Agustus yang ternyata gagal. 

    Logo pun tinggal tempel. Bahwa logo lama pemilik pesawat tak bisa dihilangkan atau dijadikan berukuran lebih kecil, ya tak mengapa. Namanya juga pesawat sewaan. Bukan milik sendiri. Lumayanlah. Setidaknya nama Kaltim sudah bisa nampang kepada khalayak di badan pesawat. Rakyat Kaltim mana yang tidak bangga menyaksikan nama Kaltim terbang di awang-awang dan berpindah tempat dari satu bandara ke lain bandara. Masyarakat dari daerah lain pun boleh jadi akan turut berdecak kagum. 

    "Kaltim hebat pisan eui bisa punya pesawat sendiri. Gak mau kalah ama Riau." Kira-kira seperti itulah komentar mereka dengan tempik sorak yang riuh menyaksikan pesawat Kaltim Air terbang di wilayah mereka. 

    Tetapi, siapa sangka pada acara peluncuran dan terbang perdana justru tidak mampu menciptakan kesan yang menggoda. Keadaan ini akhirnya membuat sejumlah kalangan yang sejak awal meragukan, akan kian ragu lagi. Ditambah lagi dengan kabar mundurnya salah seorang pemegang saham, Bachtiar. 

    Menurut Daeng Naja, salah seorang yang terlibat dalam pendirian Kaltim Air, tidak adanya kesan yang menggoda pada saat peluncuran dan terbang perdana tak harus terus disesali. Yang lebih penting adalah bagaimana manajemen Kaltim Air mampu memperbaiki itu semua. "Anggap saja ini sebuah peletakan batu pertama. Yang namanya peletakan batu pertama, ya baru batunya doang. Sekarang tinggal para direksi dan pemegang saham, mau diteruskan atau tidak bangunan itu," kata Daeng. 

    Jika manajemen Kaltim Air tak segera membenahi kelemahan yang ada, kata dia, memang sangat sulit bagi pesawat Kaltim Air untuk dapat terbang lagi. Ini sangat disayangkan mengingat potensi dan prospek bisnis Kaltim Air sebenarnya sangat bagus. Bahkan kalau saja ada kesempatan untuk mengumpulkan pengusaha- pengusaha besar di Kaltim dan diberikan presentasi yang gamblang tentang pendirian Kaltim Air, ia merasa yakin akan banyak pengusaha yang bersedia menanamkan modalnya.

    "Inilah yang belum dilakukan. Karena itu jadikanlan ini momentum untuk membenahi semua kelemahan dan memulai lagi dari awal," jelas Daeng.*****

    GEDUNG lima lantai di Jl Juanda 63 Samarinda itu berdiri mencolok. Sebagian besar dindingnya berbahan kaca sampai ke atas. Desainnya modern. Meski tidak setinggi gedung-gedung di Jakarta, namun tidak ada kantor atau di gedung di sepanjang jalan itu yang berdiri melebihinya. Di depan gedung terpampang nama Cahaya Tiara Group. 

    Di sanalah Bachtiar, bos Cahaya Tiara Group, berkantor. Nama Bachtiar mencuat ke permukaan setelah bergabung dalam suatu kongsi mendirikan PT Kaltim Aviation Holding (KAH) bersama delapan pemegang saham lainnya. KAH adalah perusahaan holding yang mewadahi Kaltim Air. Ini merupakan nama sebuah maskapai penerbangan yang digagas Gubernur Awang Faroek Ishak. 

    Siapa dan bagaimana profilnya sejauh ini belum jelas. Publik belum sempat mengorek lebih dalam sosok pria yang kabarnya baru berumur sekitar 40 tahun itu, mendadak ia menyatakan mundur dari kongsi. Ia menulis sebuah surat yang ditujukan kepada Komisaris Utama KAH Sabri Ramdhani dengan tembusan kepada gubernur. 

    Surat ditulis tidak lama setelah media ramai memberitakan serangan sejumlah anggota DPRD Kaltim yang begitu gencar atas rencana Perusda Melati Bhakti Satya (MBS) menanamkan 51 persen sahamnya di PT KAH. Dewan berulang kali memperingatkan mengingat kondisi MBS yang disebut mereka tidak sehat, dan pilihan bisnis yang menurut mereka penuh risiko, padat modal dan diperlukan pengusaaan tehnologi tingkat tinggi. 

    Apa sebenarnya yang melatari Bachtiar mundur dari KAH hingga kini tidak pernah terungkap gamblang. Gubernur sendiri sampai kini mengira bahwa Bachtiar masih bagian dari kongsi. Ia mendengar kabar bos Cahaya Tiara itu berubah pikiran, membatalkan niatnya untuk mundur, setelah berhasil dibujuk koleganya. Tapi mungkin direksi KAH lupa memberitahu gubernur bahwa Bachtiar akhirnya benar-benar meneruskan niatnya untuk mundur, beberapa hari sebelum terbang perdana 17 Agustus. 

    Apa sebenarnya yang melatari Bachtiar mundur? Sejauh ini tidak pernah terungkap gamblang. Benarkah ia kemudian menjadi ragu akan prospek bisnis penerbangan ini? Bachtiar tak menjawab sepatah pun kata. Sabri Ramdhani maupun Dirut KAH Marthin Billa setali tiga uang. Pemegang saham lainnya bahkan tidak tahu menahu kabar pengunduran itu sampai media memberitakannya. 

    Telepon dan pesan pendek yang saya kirim tidak dibalas. Saya temui di kantornya juga tidak pernah ada. Saya sendiri belum sempat mengenal lebih dalam tentang dia. Namanya hampir tidak dikenal. Setidaknya belum sesohor macam Agus Virgoandie, Harbiansyah Hanafiah, Heri Susanto, Fauzi Bahtar, dan lainnya. Padahal dia disebut-sebut sebagai pengusaha yang sukses melalui core bisnisnya tambang batu bara dan perkebunan kelapa sawit. Kesuksesan itu tercermin antara lain dari kemegahan kantornya di Jl Juanda Samarinda. 

    Di sana pula sedianya Kaltim Air bakal berkantor. Ada sebuah ruang di basement yang sudah diplot untuk operasional Kaltim Air. Kini Kaltim Air akan menempati sebuah ruang di Plaza Mulia Jl Bhayangkara. Mal ini milik Syahrun alias Haji Alung. Ia seorang kontraktor, kader partai Golkar co Ketua Komisi III DPRD Kaltim. Selama ini ia banyak mendapatkan proyek-proyek APBD. Haji Alung memiliki 15 persen saham di KAH.***** 

    TANDA tanya besar juga masih melingkupi seputar gagalnya penerbangan perdana pesawat Kaltim Air jenis superjet British Aerospace (Bae) 146-100. Marthin Billa mengaku tidak tahu. Dia membiarkan publik bingung dengan informasi yang simpang siur. 

    Awalnya disebut hanya terlambat beberapa jam karena kesibukan memperingati Hari Kemerdekaan RI di Jakarta. Lah, apa hubungannya. Lalu berkembang lagi karena tidak mendapat avtur. Gubernur sendiri yang rupanya tidak diberita tahu bahwa pesawat yang dicarter dari PT Survai Udara Penas itu sebenarnya memang tak dapat melaksanakan misinya terbang perdana, kasihan harus menanti cukup lama. Terbukti, sudah sepekan paskaacara terbang perdana, pesawat yang dinanti-nati tak juga nongol. 

    Belakangan diketahui Kaltim Air belum mendapat slot terbang, belum dapat surat izin usaha penerbangan. Direktur Angkutan Udara Kementerian Perhubungan, Edward Alexander Silooy di Jakarta, Rabu (24/8) mengatakan akan memanggil Kaltim Air. Kaltim Air dianggap belum jelas. Belum memiliki SIUP tapi kok sudah berani terbang. Kaltim Air dinilai belum memiliki syarat untuk menjadi sebuah maskapai alias bodong. 

    Lengkaplah sudah persoalan yang mendera Kaltim Air. Sementara persoalan di internal Kaltim Air ternyata tak kalah peliknya. Meski pemegang saham jumlahnya mencapai sembilan orang, yang aktif boleh dikata hanya tiga orang. Mereka adalah Sabri Ramdhani, Marthin Billa, dan Daeng Naja. Daeng tidak terdaftar dalam kongsi pemegang saham. Namun ia terlibat aktif dalam pendirian perusahaan, bahkan turut mencari sebagian pemegang saham bersama Sabri. D

    aeng membawa kawan-kawannya seperti HA Fauzi Bahtar (Ketua Kadin Kaltim), Bachtiar, PT Karya Samudra Sukses (KSS), dan Haji Alung. Sedang Sabri membawa relasi-relasinya terutama dari Singapura, Mark Air. Ini sebuah maskapai yang melayani kargo udara yang kantor cabangnya juga ada di Balikpapan dan beberapa kota lain di Indonesia. 

    Kenyataannya Sabri dan Marthin harus turun sendiri menangani operasional yang mestinya itu dihandel oleh anak perusahaan, PT Kaltim Air. Ini terpaksa dilakukan, karena PT Kaltim Air belum juga terbentuk. Tapi bagaimana mau dibentuk kalau pemegang saham keluar masuk, bahkan kini tiga investor lainnya juga akan mundur, menyusul Bachtiar. 

    Tiga pemegang saham itu disebut-sebut merupakan bagian dari Mark Air. Dua orang berada di Balikpapan menguasai masing-masing 10 persen, dan seorang lainnya dari Surabaya, Juanda, menguasai 10 persen. Belum jelas apa yang menyebabkan mereka mundur. Sabri maupun Marthin sekarang pelit berkomentar. Isu Kaltim Air menjadi isu sensitip baginya, sehingga lebih sering bungkam atau menyatakan off the record bila ditanya soal tersebut. 

    Kabar lain menyebutkan ancaman mundur itu sudah disampaikan kepada mereka beberapa hari sebelum acara terbang perdana, bila direksi KAH tetap nekad menggunakan jenis pesawat Superjet Bae 146-100. Tapi kenapa mereka tak mau jenis pesawat itu, ini yang belum terjawab. Sabri dan Marthin Billa tetap tidak menjawab saat dikonfirmasi tentang kebenaran kabar tersebut, Kamis (25/8). 

    Kaltim Air tidak bisa selamanya mengandalkan seorang Sabri, Marthin maupun Daeng Naja. Bagaimana pun ketiganya punya pekerjaan sendiri. Bahwa acara terbang perdana menjadi tak berkesan manis, bukan berarti tidaklah terlalu menjadi soal. Sepanjang ada keinginan untuk memulai dari awal. Termasuk menata kembali siapa saja yang benar-benar bergabung dalam kongsi pemegang saham. Saya kira masih banyak pengusaha kaya di Kaltim yang bersedia diajak bergabung, sepanjang mereka mendapatkan informasi yang tepat mengenai prospek bisnis ini. 

    "Ya, saya sendiri bisa membantu tentu saja sepanjang kemampuan saya. Begitu pula saya kira dengan Pak Sabri dan Pak Marthin. PT Kaltim Air harus segera dibentuk dan diserahkan pada para profesional untuk mengelolanya. Jika masih dengan cara yang ada selama ini jangan berharap pesawat Kaltim Air akan bisa terbang lagi untuk selamanya. Justru ini momen untuk menguatkan ikatan dan bangkit," jelas Daeng, Kamis (25/8). 

    Daeng teringat dengan PT Kaltim Sarana Ventura, sebuah lembaga pembiayaan yang digagas Guberrnur HM Ardans pada tahun 1990-an. Melibatkan sekitar 50 pengusaha, sebagian besar pengusaha HPH dan perkayuan di Kaltim. Pemegang saham lainnya adalah BPD Kaltim. Masing-masing setor Rp 1 miliar dan terkumpul Rp 50 miliar sebagai modal awal. Ternyata kini terus jalan dan sehat. Kaltim Air pun menurutnya bisa meniru pola itu. 

    Coba hitung, berapa banyak sekarang kontraktor yang berharap pada proyek pemerintah. Berapa banyak kontraktor yang kini menjadi perusahaan mapan. Mereka yang terlibat dalam megaproyek pembangunan jalan tol misalnya, bukan tidak mungkin akan bersedia diajak untuk bergabung. Mengumpulkan modal awal sekitar Rp 50 miliar bagi Kaltim Air, kata Daeng, bukan mustahil terwujud, sepanjang ada kemauan dari semua pihak untuk bangkit kembali membenahi kelemahan yang ada.(***)

    2 comments:

    Heri Santo said...

    Saya ingin berbagi cerita kepada anda bahwa saya ini HERI SANTOSO seorang TKI dari malaysia dan secara tidak sengaja saya buka internet dan saya melihat komentar IBU DARNA yg dari singapur tentan AKI SALEH yg telah membantu dia menjadi sukses dan akhirnya juga saya mencoba menghubungi beliau dan alhamdulillah beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor toto 6D dr hasil ritual/ghaib dan alhamdulillah itu betul-betul terbukti tembus dan menang RM.230.000 Ringgit ,kini saya kembali indon membeli rumah dan kereta walaupun sy Cuma pekerja kilang di selangor malaysia , sy sangat berterimakasih banyak kepada AKI SALEH dan jika anda ingin seperti saya silahkan Telefon AKI SALEH di 0853-95881177 Untuk yg di luar indon telefon di +6285395881177, Atau KLIK DISINI 2D 3D 4D 5D 6D saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui AKI SALEH saya juga sudah bisa sesukses ini. Jadi kawan2 yg dalam kesusahan jg pernah putus asah, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasi jalan asal anda mau berusaha, ini adalah kisah nyata dari seorang TKI, Untuk yg punya mustika bisa juga di kerjakan narik uang karna AKI adalah guru spiritual terkenal di indonesia. Untuk yg punya rum terimakasih atas tumpangannya

    master togel said...

    SALAM KENAL SEMUA,…!!! SAYA MAS JOKO WIDODO DI SURABAYA.
    DEMI ALLAH INI CERITA YANG BENAR BENAR TERJADI(ASLI)BUKAN REKAYASA!!!

    Saya Sangat BerTerima kasih Atas Bantuan Angka Ritual AKI…Angka AKI KANJENG Tembus 100%…Saya udah kemana-mana mencari angka yang mantap selalu gak ada hasilnya…sampai- sampai hutang malah menumpuk…tanpa sengaja seorang teman lagi cari nomer jitu di internet…Kok ketemu alamat KI KANJENG..Saya coba beli Paket 2D ternyata Tembus…dan akhirnya saya pun membeli Paket 4D…Bagai di sambar Petir..Ternyata Angka Ritual Ghoib KI KANJENG…Tembus 4D…Baru kali ini saya mendapat angka ritual yang benar-benar Mantap…Bagi saudara yang ingin merubah Nasib anda seperti saya…Anda Bisa CALL/SMS Di Nomer KI KANJENG DI 085-320-279-333.(((Buktikan Aja Sendiri Saudara-Saudari)))

    …TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA AKI KANJENG…

    **** BELIAU MELAYANI SEPERTI: ***
    1.PESUGIHAN INSTANT 10 MILYAR
    2.UANG KEMBALI PECAHAN 100rb DAN 50rb
    3.JUAL TUYUL MEMEK
    4.ANGKA TOGEL GHOIB.DLL..

    …=>AKI KANJENG<=…
    >>>085-320-279-333<<<





    SALAM KENAL SEMUA,…!!! SAYA MAS JOKO WIDODO DI SURABAYA.
    DEMI ALLAH INI CERITA YANG BENAR BENAR TERJADI(ASLI)BUKAN REKAYASA!!!

    Saya Sangat BerTerima kasih Atas Bantuan Angka Ritual AKI…Angka AKI KANJENG Tembus 100%…Saya udah kemana-mana mencari angka yang mantap selalu gak ada hasilnya…sampai- sampai hutang malah menumpuk…tanpa sengaja seorang teman lagi cari nomer jitu di internet…Kok ketemu alamat KI KANJENG..Saya coba beli Paket 2D ternyata Tembus…dan akhirnya saya pun membeli Paket 4D…Bagai di sambar Petir..Ternyata Angka Ritual Ghoib KI KANJENG…Tembus 4D…Baru kali ini saya mendapat angka ritual yang benar-benar Mantap…Bagi saudara yang ingin merubah Nasib anda seperti saya…Anda Bisa CALL/SMS Di Nomer KI KANJENG DI 085-320-279-333.(((Buktikan Aja Sendiri Saudara-Saudari)))

    …TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA AKI KANJENG…

    **** BELIAU MELAYANI SEPERTI: ***
    1.PESUGIHAN INSTANT 10 MILYAR
    2.UANG KEMBALI PECAHAN 100rb DAN 50rb
    3.JUAL TUYUL MEMEK
    4.ANGKA TOGEL GHOIB.DLL..

    …=>AKI KANJENG<=…
    >>>085-320-279-333<<<




    SALAM KENAL SEMUA,…!!! SAYA MAS JOKO WIDODO DI SURABAYA.
    DEMI ALLAH INI CERITA YANG BENAR BENAR TERJADI(ASLI)BUKAN REKAYASA!!!

    Saya Sangat BerTerima kasih Atas Bantuan Angka Ritual AKI…Angka AKI KANJENG Tembus 100%…Saya udah kemana-mana mencari angka yang mantap selalu gak ada hasilnya…sampai- sampai hutang malah menumpuk…tanpa sengaja seorang teman lagi cari nomer jitu di internet…Kok ketemu alamat KI KANJENG..Saya coba beli Paket 2D ternyata Tembus…dan akhirnya saya pun membeli Paket 4D…Bagai di sambar Petir..Ternyata Angka Ritual Ghoib KI KANJENG…Tembus 4D…Baru kali ini saya mendapat angka ritual yang benar-benar Mantap…Bagi saudara yang ingin merubah Nasib anda seperti saya…Anda Bisa CALL/SMS Di Nomer KI KANJENG DI 085-320-279-333.(((Buktikan Aja Sendiri Saudara-Saudari)))

    …TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA AKI KANJENG…

    **** BELIAU MELAYANI SEPERTI: ***
    1.PESUGIHAN INSTANT 10 MILYAR
    2.UANG KEMBALI PECAHAN 100rb DAN 50rb
    3.JUAL TUYUL MEMEK
    4.ANGKA TOGEL GHOIB.DLL..

    …=>AKI KANJENG<=…
    >>>085-320-279-333<<<