KATA layaknya DNA. Ia JEJAK yang mampu menembus batas ruang dan waktu


Mar 21, 2007

Ketika SBY Janjikan Gaji Guru Naik

ACHMAD BINTORO

SECERCAH harapa membumbung di benak para guru ketika mendengar langsung janji capres terpilih Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang akan menaikkan gaji mereka minimal Rp 2 juta/bulan. Janji tersebut diutarakan SBY kepada enam guru SMU -- semuanya perempuan -- Dari Desa Cileungsi, Bogor yang Rabu (22/9/2004) lalu sengaja datang ke kediaman SBY di Puri Cikeas, Bogor.

"Saya akan upayakan gaji guru secara perlahan-lahan bisa naik sampai Rp 2 juta per bulan," kata SBY setelah mendengar penuturan guru yang mengaku mendapat gaji hanya beberapa ratus ribu rupiah per bulan meski sudah belasan tahun mengabdi.

Senyum mengembang di bibir para guru. Tergambar oleh mereka akan datangnya hari depan yang lebih baik. Persoalan dapur dan beban hidup yang makin berat yang selama ini menghimpit guru akibat gaji rendah mungkin segera terpecahkan.

Keharuan pun menjadi tumpah ruah. Tak pernah terbayangkan oleh mereka bahwa SBY bakal secepat itu menjawab keluhan mereka dengan menyebut angka nominal kenaikan gaji yang dijanjikan. Para ibu guru juga tak pernah menduga sosok gagah, tinggi besar yang akan memimpin republik ini bisa dengan sabar dan kebapakan maladeni mereka ngobrol santai sambil makan mi ayam di depan rumah pendopo joglo, kediamannya.

Bagaimana guru lain dan pihak-pihak terkait menanggapi janji tersebut? Tak jauh dari Cikeas, Suharna (40), guru di sebuah SD di Cisarua, Bogor, ternyata bersikap dingin-dingin saja."Ah, itu mah biasa ada janji kepada guru. Dulu-dulu juga begitu. Tapi mana realisasinya?" tandas Suharna kepada saya dalam perjalanan di sebuah angkot menuju sekolahnya.

SD tempat Suharna mengajar, meski terletak di pinggir jalan raya puncak yang padat dan acap dilewati para pembesar dari Jakarta, ternyata hanya berupa bangunan kecil sederhana terbuat dari kayu. Dulu, ketika Gus Dur berkuasa, kata Suharna melanjutkan, pernah menjanjikan kenaikan 300 persen tunjangan fungsional. Namun yang terlaksana hingga kini baru 150 persen. Megawati juga pernah menjanjikan hal serupa.

Makanya, banyak para guru terpaksa mengorbankan waktu istirahatnya dengan mengajar di sekolah lain atau memberikan les privat kepada anak didiknya. Itu semua dilakukan untuk membuat dapur agar tetap ngebul. Toh cara itu belum cukup untuk menutupi biaya hidup yang sepanjang enam tahun terakhir terus membumbung tinggi. Honor mengajar di sekolah swasta umumnya sangatlah kecil.

Di SMK Pemuda Samarinda misalnya, seorang guru yang menularkan ilmu kepada anak didiknya hanya dibayar Rp 3.500 per jam pelajaran. Sehingga kendati sudah mengajar secara full time pun, katakanlah sampai 20 jam seminggu, paling banter bisa mengantongi honor hanya Rp 310 ribu. Itu pun biasanya sudah ditambah uang transport 12 kali sebulan yang besarnya benar-benar ngepas buat angkot, Rp 2.500 per kali.

Jadi memang sangat sulit bagi guru bisa membawa pulang gaji hingga Rp 2 juta dari kegiatan mengajar. Seorang guru golongan IV A saja, yang sudah mengabdi selama 24 tahun, gaji plus tunjangan lain hanya Rp 1,5 juta. Bisa dibayangkan golongan yang lebih rendah.
***


GURU memang strategis dalam membentuk SDM. Guru juga termasuk komunitas terbesar di bagian pegawai negeri sipil. Karena itu hampir semua capres dalam kampanye lalu memberikan iming-iming menaikkan kesejahteraannya.

Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Prof Malik Fajar dalam dialog dengan para wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan (Forta) Pendidikan di Jakarta, pekan lalu, juga mengakui besarnya pengaruh guru ini. Selain karena perannya yang strategis, jumlahnya juga besar. Justru karena besarnya itu, menurut Malik, siapa pun mestinya tidak boleh asal janji untuk menaikkan gaji guru tanpa terlebih dahulu melihat berapa kemampuan pemerintah.

Malik menyatakan sependapat bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak bisa dilakukan dengan mengabaikan kesejahteraan guru. Malah dirinya menganggap guru memegang kunci utama dalam upaya peningkatan mutu itu. Tapi yang menjadi persoalan adalah apabila ada capres yang berani menjanjikan kenaikan gaji hingga Rp 2 juta sementara dia mengetahui kemampuan keuangan pemerintah sangat tidak memungkinkan.

"Saya sampai ketawa dalam hati. Lho kalau gaji dinaikkan sebesar itu, terus dari mana duitnya?" jelas Malik di Gedung A Depdiknas. Turut hadir dalam kesempatan itu Sekjen Depdiknas Dr Baedhowi, sejumlah pejabat eselon satu lainnya di lingkungan Depdiknas, Sekretraris Dirjen Dikti Prof Dr Tomi Ilyas, Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk Unesco Dr Arief Rachman, dan Karo Kerjasama Luar Negeri dan Humas Depdiknas Prof Dr Suwarsih Madya.

Menurut Malik, sudah sejak lama pemerintah menginginkan kenaikan gaji guru. Tapi tak bisa dilakukan drastis karena secara finansial belum memungkinkan. Sebagai gambaran, ketika pemerintah mencoba menambah Rp 50 ribu saja untuk tunjangan fungsional guru negeri, ternyata menyedot keuangan negara hingga Rp 1,9 triliun. Bagaimana kalau kemudian menaikkan gaji hingga Rp 2 juta, tentu sangatlah sulit dibayangkan bahwa hal itu bisa direalisasikan.

Sebagai orang yang telah bertahun-tahun memimpin departemen ini, Malik mengaku paham betul akan kemampuan anggaran pemerintah. Malik juga tahu betul bagaimana ruwet dan cerewetnya Kementerian Keuangan yang mengurusi masalah itu. Karena itu, "Seorang pemimpin harusnya hati-hati bicara," kata Mendiknas.
***

TERLEPAS dari kesulitan yang dialami pemerintah untuk merealisasikan janjinya seperti tergambar dalam pernyataan Mendiknas, harus diakui bahwa penghargaan kita terhadap guru sangatlah rendah, malah cenderung tidak masuk akal. Guru yang mendapat predikat membanggakan sebagai "pahlawan tanpa tanda jasa" dan menjadi faktor terdepan dan penentu untuk memajukan pendidikan anak bangsa itu, ternyata digaji jauh lebih rendah ketimbang upah seorang tukang bangunan.

Seorang guru SD tamatan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dengan golongan II B, pada awal masa kerja, mendapat gaji hanya Rp 782 ribu per bulan. Bandingkan dengan upah tukang bangunan di Kaltim yang mencapai Rp 50 ribu per hari. Bahkan seorang guru yang sudah mengabdi hingga 35 tahun pun, gaji pokoknya cuma Rp 1 juta, dengan kenaikan gaji berkala per dua tahun berkisar Rp 17 ribu sampai Rp 24 ribu. Atau kalau dirata-ratakan, kenaikan itu hanya Rp 700 (tujuh ratus perak) per bulan. Sangat menyedihkan!

Yang lebih fenomenal dalam dunia pendidikan kita dewasa ini adalah ketika pemerintah mengangkat banyak sekali sarjana dari berbagai disiplin ilmu menjadi guru kontrak atau guru bantu, dengan upah hanya Rp 400 ribu per bulan. Entah model hitungan apa yang dipakai pemerintah hingga keluar putusan imbalan sekecil itu. Seorang buruh angkut di Pelabuhan Samarinda saja bisa mendapatkan dua hingga tiga kali lipat.

Hal yang kurang lebih sama dialami para dosen. Ingin tahu berapa gaji dosen? Yang baru diangkat dengan golongan III A menerima Rp 800 ribu. Sedang guru besar dengan golongan tertinggi, yakni IV E, hanya Rp 2,7 juta per bulan tanpa tambahan apa pun. Memang di beberapa perguruan tinggi negeri ada honor tambahan kelebihan jam mengajar, tapi jumlahnya sangat memalukan untuk disebut.

Jadi, amat keliru kalau ada yang beranggapan para dosen di perguruan tinggi negeri bergelimangan dengan uang. Sama sekali jauh dari gambaran tersebut. Kalau pun dosen terlihat mengendarai mobil, bisa dipastikan itu bukan dari gajinya. Namun lebih disebabkan oleh latar ekonomi yang bersangkutan yang memang sudah mampu, atau sebagian lainnya ngobyek dan bisnis di luar yang jauh dari bidang pengajaran. Dosen di Fahutan Unmul misalnya, bisa saja ngobyek dengan menjadi anggota tim ahli atau penasehat sebuah perusahaan HPH.

Dalam dialog yang berlanjut di kota hujan Bogor, para wartawan yang sehari-hari akrab dengan bidang liputan pendidikan, mengemukakan sejumlah potret buram wajah guru Indonesia. Seorang rekan dari sebuah harian ibukota mengisahkan bagaimana guru terpaksa mengobyek menjadi tukang parkir, tukang ojek, dan makelar tanah hingga nyaris tak ada waktu baginya menyiapkan bahan pengajaran untuk esok hari.

Di Kaltim tak kalah tragisnya. Seorang guru ada yang harus merangkap mengajar banyak jenjang kelas dalam sebuah bangunan sekolah yang nyaris ambruk. Dan itu terjadi di sebuah kabupaten yang konon paling kaya di Tanah Air. Yang ngobyek seperti terjadi di daerah lain, juga bukan hal baru.

Gaji guru yang kecil memang menjadi salah satu faktor pembenar rendahnya kualitas pendidikan kita. Tapi kalau dinaikkan, harus dinaikkan berapa? Dengan kenaikan Rp 100 ribu saja, bila dijumlahkan keseluruhan guru di Indonesia yang mencapai 24 juta guru -- negeri dan swasta -- tidak kurang dari Rp 30 triliun yang harus disediakan pemerintah dalam setahun. Sedangkan kita juga tahu bahwa kenaikan Rp 100 ribu tidaklah berarti apa-apa di tengah harga bahan pokok yang melambung tinggi.

Ingin dinaikkan Rp 2 juta? Lebih repot lagi! Bisa-bisa pemerintah akan mengalami kebangkrutan hanya karena harus menaikkan gaji guru. Sedang untuk memenuhi kewajiban -- sebab sudah diamandemen dalam UUD 45 -- pengalokasian dana pendidikan sebesar 20 persen saja belum bisa. Tahun 2004 ini misalnya, hanya 4,4 persen. Sisanya, jika tidak kondisi perekonomian stabil, akan dialirkan bertahap hingga tahun 2009.

"Sekolah sih bisa di mana saja, di bawah pohon pun bisa. Yang harus kita perhatikan adalah kebutuhan hidup para guru," ujar Malik. Tapi Malik juga sangat menyadari bahwa pemerintah tidak akan sanggup menjawab persoalan tersebut segera.

Lantas kapan? Entahlah. Yang pasti tingkat kenaikan gaji guru yang berlaku selama ini tidak sebanding dengan tingkat kenaikan barang-barang kebutuhan pokok. Bahkan rasanya sudah tak sanggup lagi untuk mengejarnya begitu melihat tingkat kenaikan inflasi yang senantiasa melakukan lompatan jauh, melebihi lomopatan suku bunga bank. Kecuali jika pemerintahan baru nanti bisa membuat langkah revolusioner, membuat biaya hidup di Indonesia kembali menjadi murah seperti dulu, dan seperti harapan rakyat kecil sekarang ini.

"Juga yang penting bagaimana agar biaya sekolah anak bisa menjadi lebih murah, makanan murah dan tak susah cari pekerjaan. Jadi tak apa gaji atau honor tak naik. Yang penting kebutuhan pangan, sandang dan papan tetap terjangkau. Itu saja harapan saya," kata Maman Sutarya, sopir angkot, turut menimpali pembicaraan kami.

Pembicaraan terpaksa berakhir karena saya harus turun di Tajur, Bogor dengan menyisakan pertanyaan-pertanyaan yang entah kapan baru bisa terjawab, dan harapan akan adanya perubahan yang entah kapan bisa terjadi.[]

3 comments:

bokicipta said...

Janji SBY soal gaji guru dan berbagai hal lain yang berhubungan dengan pendidikan termuat lengkap dalam buku ini:

JUDUL BUKU: Janji-Janji & Komitmen SBY-JK (Ed.2), Ternyata Hanya Angin?
PENULIS: Rudy S. Pontoh
PENERBIT: Boki Cipta Media, Jakarta
PERANCANG SAMPUL: Ledi Raja
EDISI: Edisi Kedua
ISBN: 978-979-17267-0-2
TEBAL: xxvii + 214 halaman
HARGA: Rp 58 ribu
SITUS: http://janjisbyjk.blogspot.com/
VIDEO: http://video.google.com/videoplay?docid=5082121726125137105
EBOOK: http://www.driveway.com/c4u4b1u2l3
EMAIL PENERBIT: bokicipta@gmail.com

CATATAN: SBY-JK= Susilo Bambang Yudhoyono - Jusuf Kalla (Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia).

Buka situsnya dan simak testimoni dan silang komentar mengenai buku ini dari para tokoh dan pembaca: Prof. Dr. Siti Musdah Mulia, M.A (Aktivis), Usman Hamid (Koordinator Kontras), Ratna Sarumpaet (Aktivis dan Seniman), Sys NS (Ketua Umum DPP Partai NKRI - Negara Kesatuan Republik Indonesia), Prof. Dr. Amran Razak, SE, MSc (Guru Besar FKM Universitas Hasanuddin Makassar), Vera T. Tobing, SH (Advokat pada Kantor Pengacara Vera Tobing & Patners Jakarta), Dr. Taruna Ikrar, M.Pharm., Ph.D (Founder CFIS, Jepang), Ahmad Ushtuchri, SE (Pimpinan Pondok Pesantren di Bekasi), Prof. Dr. Maizar Rahman (Gubernur OPEC), Mohammad Aqil Ali, SH (Advokat pada HWS & Partners, Wisma Kemang, Jakarta Selatan), Andi Alfian Malarangeng (Juru Bicara Presiden RI), M. Farhat Abbas, SH (Advokat pada Kantor Pengacara Farhat Abbas & Rekan), Ratih Sanggarwati (Artis dan Pengusaha), Josephine Mathilda (Aktivis Persaudaraan Poso), Wimar Witoelar (Tokoh Terkenal), Muhammad Ikbal, SH (General Manager PT BBS), Mulyani Hasan (Penulis dan Wartawan Bandung), M.Dahlan Abubakar (Staf Pengajar Fakultas Sastra Unhas Makassar), Dedeng Z (Staf Pengajar Fak. Hukum UNSRI), Dr. Anwar Wardy W, Sp.S, DFM (Badan Narkotika Nasional), Abd. Farid, SH (Jaksa pada Kejaksaan Negeri Cikarang), Zikroen Habibie (Aktivis Forum Poso Bersatu), Ardian Arda (Sekretaris Umum DPD I HMPII), Sopian (LG Electronics Indonesia), Wahyu Kuncoro, SH (Konsultan Hukum di Tangerang), Lambertus L. Hurek (Redaksi Berita di Radar Surabaya), dll.

Anonymous said...

bila tak terbukti ku tak percaya,tapi cukuplah sudah ada harapan walau bohng yg ragukan jangan negeri ini dipimpin oleh orang2 ygsuka bohong pantas negeri ini tak akan maju bukti nyata komit katakan tidak korupsi malah berebutan korupsi,departemen mana yg tak ada korupsinya.katanya ada lagi kepmenkeu no.50/010pmk 2012 yg tak jelas juntrungannya kalau boleh aku berikan maksud dari NKRI Negara Korupsi uang Rakyatnya Ini keterlaluan.buktikan mana janjimu anti korupsi

master togel said...

SALAM KENAL SEMUA,…!!! SAYA MAS JOKO WIDODO DI SURABAYA.
DEMI ALLAH INI CERITA YANG BENAR BENAR TERJADI(ASLI)BUKAN REKAYASA!!!

Saya Sangat BerTerima kasih Atas Bantuan Angka Ritual AKI…Angka AKI KANJENG Tembus 100%…Saya udah kemana-mana mencari angka yang mantap selalu gak ada hasilnya…sampai- sampai hutang malah menumpuk…tanpa sengaja seorang teman lagi cari nomer jitu di internet…Kok ketemu alamat KI KANJENG..Saya coba beli Paket 2D ternyata Tembus…dan akhirnya saya pun membeli Paket 4D…Bagai di sambar Petir..Ternyata Angka Ritual Ghoib KI KANJENG…Tembus 4D…Baru kali ini saya mendapat angka ritual yang benar-benar Mantap…Bagi saudara yang ingin merubah Nasib anda seperti saya…Anda Bisa CALL/SMS Di Nomer KI KANJENG DI 085-320-279-333.(((Buktikan Aja Sendiri Saudara-Saudari)))

…TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA AKI KANJENG…

**** BELIAU MELAYANI SEPERTI: ***
1.PESUGIHAN INSTANT 10 MILYAR
2.UANG KEMBALI PECAHAN 100rb DAN 50rb
3.JUAL TUYUL MEMEK
4.ANGKA TOGEL GHOIB.DLL..

…=>AKI KANJENG<=…
>>>085-320-279-333<<<





SALAM KENAL SEMUA,…!!! SAYA MAS JOKO WIDODO DI SURABAYA.
DEMI ALLAH INI CERITA YANG BENAR BENAR TERJADI(ASLI)BUKAN REKAYASA!!!

Saya Sangat BerTerima kasih Atas Bantuan Angka Ritual AKI…Angka AKI KANJENG Tembus 100%…Saya udah kemana-mana mencari angka yang mantap selalu gak ada hasilnya…sampai- sampai hutang malah menumpuk…tanpa sengaja seorang teman lagi cari nomer jitu di internet…Kok ketemu alamat KI KANJENG..Saya coba beli Paket 2D ternyata Tembus…dan akhirnya saya pun membeli Paket 4D…Bagai di sambar Petir..Ternyata Angka Ritual Ghoib KI KANJENG…Tembus 4D…Baru kali ini saya mendapat angka ritual yang benar-benar Mantap…Bagi saudara yang ingin merubah Nasib anda seperti saya…Anda Bisa CALL/SMS Di Nomer KI KANJENG DI 085-320-279-333.(((Buktikan Aja Sendiri Saudara-Saudari)))

…TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA AKI KANJENG…

**** BELIAU MELAYANI SEPERTI: ***
1.PESUGIHAN INSTANT 10 MILYAR
2.UANG KEMBALI PECAHAN 100rb DAN 50rb
3.JUAL TUYUL MEMEK
4.ANGKA TOGEL GHOIB.DLL..

…=>AKI KANJENG<=…
>>>085-320-279-333<<<




SALAM KENAL SEMUA,…!!! SAYA MAS JOKO WIDODO DI SURABAYA.
DEMI ALLAH INI CERITA YANG BENAR BENAR TERJADI(ASLI)BUKAN REKAYASA!!!

Saya Sangat BerTerima kasih Atas Bantuan Angka Ritual AKI…Angka AKI KANJENG Tembus 100%…Saya udah kemana-mana mencari angka yang mantap selalu gak ada hasilnya…sampai- sampai hutang malah menumpuk…tanpa sengaja seorang teman lagi cari nomer jitu di internet…Kok ketemu alamat KI KANJENG..Saya coba beli Paket 2D ternyata Tembus…dan akhirnya saya pun membeli Paket 4D…Bagai di sambar Petir..Ternyata Angka Ritual Ghoib KI KANJENG…Tembus 4D…Baru kali ini saya mendapat angka ritual yang benar-benar Mantap…Bagi saudara yang ingin merubah Nasib anda seperti saya…Anda Bisa CALL/SMS Di Nomer KI KANJENG DI 085-320-279-333.(((Buktikan Aja Sendiri Saudara-Saudari)))

…TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA AKI KANJENG…

**** BELIAU MELAYANI SEPERTI: ***
1.PESUGIHAN INSTANT 10 MILYAR
2.UANG KEMBALI PECAHAN 100rb DAN 50rb
3.JUAL TUYUL MEMEK
4.ANGKA TOGEL GHOIB.DLL..

…=>AKI KANJENG<=…
>>>085-320-279-333<<<